“Shiawase wa Watashi ga Tsukutta” – Eclipse : Bangkit dari Patah Hati Menuju Kebahagiaan Mandiri

Pernahkah Anda berjuang mati-matian dalam sebuah hubungan, hanya untuk menyadari bahwa perasaan Anda ternyata dianggap remeh? Lagu “Shiawase wa Watashi ga Tsukutta” dari Eclipse, menangkap emosi mentah tersebut dengan sangat jujur, membawa pendengar melewati perjalanan emosional dari rasa sakit akibat pengkhianatan hingga proses penyembuhan diri yang membebaskan.

Lagu ini dibuka dengan nostalgia musim panas yang manis, namun perlahan berubah menjadi kepahitan saat sang tokoh utama menyadari bahwa ia berjuang sendirian. Dengan lirik yang menyentuh seperti, “Aku tau tanpamu ku tetap bahagia,” lagu ini menjadi anthem pemberdayaan diri (self-empowerment) bagi siapa saja yang pernah diremehkan. Puncaknya, kehadiran penggalan lirik berbahasa Jepang, “Shiawase wa, watashi ga tsukutta” (Kebahagiaan ini aku yang membuatnya), memberikan penegasan bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada orang lain, melainkan lahir dari keberanian diri sendiri.

Lirik Shiawase wa Watashi ga Tsukutta – Eclipse

‎Musim panas yang kita lewati berdua
‎Jadi kenangan yang tak akan aku lupakan
Sampai tiba musim kedua selanjutnya
Namun tak sama lagi seperti semula ‎

‎Karena ujung-ujungnya
Aku yang excited sendiri
Selalu setiap waktu ‎
Hanya ku dan kepolosanku

‎Aku tak pernah menyadari
Hingga kau khianati ‎
Perasaanku ini hanya kau jadikan
(Sebuah Mainan)
‎Kini aku mengerti
Ku berjuang sendiri ‎
Aku tau tanpamu ku tetap bahagia ‎

Kau rasa kehilangan
‎Saat ku tak disisi ‎

‎Kupungut ulang serpih dari hari-hari ‎
Kusulam jadi mimpi yang lebih berani
‎Angin pagi yang tak lagi terasa berat ‎
Kutapaki dunia tanpa jejak penat ‎

‎Ritme yang dulu hilang
‎Langkahku tak lagi gemetar
‎Kutemukan mimpi yang usang ‎
Diriku dan keberanian ‎

‎Aku yang kini terbang bebas
Luka yang tlah ku lepas
‎Perasaan yang dulu hanya kau jadikan
(Sebuah Mainan)
Dibawah langit baru tanpa beban yang semu ‎
Bahagia ini lahir dariku sendiri ‎

‎Suatu saat kan kau lihat diriku yang paling terhebat ‎
haaaa… ‎

Aku tak pernah menyadari
‎Hingga kau khianati
‎Perasaanku ini hanya kau jadikan
‎(Sebuah Mainan)
‎Kini aku mengerti ‎
Ku berjuang sendiri
Aku tau tanpamu ku tetap bahagia
Shiawase wa, watashi ga tsukutta
‎(Kebahagiaan ini aku yang membuatnya)

Lanjut Baca Yang Lain

You cannot copy content of this page